Minggu, 08 Agustus 2010
Rabu, 21 Juli 2010
SEKILAS TENTANG JAMUR TIRAM
assalamu'alaikum wr.wb
Jamur merupakan tumbuhan yang mudah dijumpai dan banyak terdapat di alam bebas, misalnya di hutan atau kebun. Jamur dapat tumbuh di mana-mana, terutama pada musim hujan. Jamur juga sering disebut dengan nama supa (Sunda) atau mushroom (Inggris). Varietas jamur yang ada di alam ini sangat banyak, masing-masing mempunyai ciri yang berbeda.
Jamur merupakan organisme yang tidak berkloropil sehingga jamur tidak dapat menyediakan makanan sendiri dengan cara fotosintesis seperti tanaman berkloropil. Oleh karena itu, jamur mengambil zat-zat makanan yang sudah jadi yang dibuat/dihasilkan oleh organisme lain inilah maka jamur digolongkan sebagai tanaman heterotrofik. Sementara bagi tanaman yang dapat menyediakan makanan sendiri, seperti karbohidrat ( gula, pati, dan lain-lain) disebut autotrofik.
Jamur dapat digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya dikonsumsi sebagai makanan atau sebagai makanan atau obat-obatan. Namun, ada pula jamur yang beracun. Jamur sebagai makanan sangat digemari oleh konsumen karena rasanya sangat lezat, bahkan jamur mempunyai khasiat yang baik bagi kesahatan.
Indonesia mempunyai kekayaan berbagai jenis jamur. Sejak dulu kala jamur sudah dimanfaatkan oleh nenek moyang, tetapi pembudidayaannya masih sedikit dari jenis maupun jumlahnya. Ketidakmampuan pembudidayan ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang teknik budidaya. Padahal setelah dipelajari dan pahami, budidaya jamur relatif mudah.
mohon maaf jika ada kata-kata atau keterangan yang salah.
mohon kritik dan saran, karena demi perbaikan saya.
terimakasih.
wassalamu'alaikum wr.wb
Jamur merupakan tumbuhan yang mudah dijumpai dan banyak terdapat di alam bebas, misalnya di hutan atau kebun. Jamur dapat tumbuh di mana-mana, terutama pada musim hujan. Jamur juga sering disebut dengan nama supa (Sunda) atau mushroom (Inggris). Varietas jamur yang ada di alam ini sangat banyak, masing-masing mempunyai ciri yang berbeda.
Jamur merupakan organisme yang tidak berkloropil sehingga jamur tidak dapat menyediakan makanan sendiri dengan cara fotosintesis seperti tanaman berkloropil. Oleh karena itu, jamur mengambil zat-zat makanan yang sudah jadi yang dibuat/dihasilkan oleh organisme lain inilah maka jamur digolongkan sebagai tanaman heterotrofik. Sementara bagi tanaman yang dapat menyediakan makanan sendiri, seperti karbohidrat ( gula, pati, dan lain-lain) disebut autotrofik.
Jamur dapat digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya dikonsumsi sebagai makanan atau sebagai makanan atau obat-obatan. Namun, ada pula jamur yang beracun. Jamur sebagai makanan sangat digemari oleh konsumen karena rasanya sangat lezat, bahkan jamur mempunyai khasiat yang baik bagi kesahatan.
Indonesia mempunyai kekayaan berbagai jenis jamur. Sejak dulu kala jamur sudah dimanfaatkan oleh nenek moyang, tetapi pembudidayaannya masih sedikit dari jenis maupun jumlahnya. Ketidakmampuan pembudidayan ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang teknik budidaya. Padahal setelah dipelajari dan pahami, budidaya jamur relatif mudah.
mohon maaf jika ada kata-kata atau keterangan yang salah.
mohon kritik dan saran, karena demi perbaikan saya.
terimakasih.
wassalamu'alaikum wr.wb
Langganan:
Postingan (Atom)
